Pages

Al-Quran Link

Quran Explorer - Interactive Audio Recitations & Translations

Wednesday, December 29, 2010

Erti Sebuah Kehidupan...

Hari ini...
Ku mampu berdiri
Doa dan iringan kalian
Membuatku terus melangkah
Demi sebuah perjalanan
Yang panjang
Keazaman dan nekadku
Takkan luntur
Biarpun ombak setinggi gunung
Ku gagahi jua...
Mendakap seribu impian
Mengejar tanpa jemu
Mardhatillah...


Hari ini juga...
Ku mengenal erti kalimah keramat
iaitu SIHAT...
Doa, ucapan dan ingatan kalian jua
Ku mampu  berdiri terus
Mengembara jauh...
Mencari dan memohon
Keampunan dan Kerahmatan
Dari Maha Pemilik Segala-galaNya.
Amin, Amin Ya Rabbal A'lamin.

Hasil Nukilan 
Ummu Sumayyah

Saturday, December 25, 2010

Menerawang ke angkasa...

Mari sama-sama kita menggunakan kamera (astrofotografi...)

Kita dapat menghayati keindahan fenomena alam semesta.
Ya Allah, Engkau berikanlah kami kesempatan untuk kami meneroka alam yang indah ini.
Moga hati kami akan bertambah keimanan kepadaMu.
Memang benar hadis nabi yang bermaksud, "Sesungguhnya Allah itu Indah, dan suka kepada keindahan.".

Meniti Senja...

       Bismillahhirrahmanirrahim. Seseorang individu mampu menjana dirinya menjadi insan yang cemerlang, apabila dia meletakkan Allah sebagai matlamat hidupnya. Persoalannya, bagaimana untuk sentiasa meletakkan Allah sebagai matlamatnya dalam setiap pekerjaan. Mungkin senang untuk diungkapkan, tapi sukar untuk melaksanakannya.


          Ayuh kita lihat bagaimana si A mampu berdiri dengan teguh. Apa rahsianya... Begini apabila saya jatuh , rebah dan tidak bermaya... saya merasakan seolah-olah ditiup angin bayu, rasa ketenangan di jiwa dan saya mampu bangun semula.Jadi daripada jawapan si A kita dapat  meneka bahawa dia meletakkan Allah sebagai matlamat hidupnya.

         Ayuh kita lihat pula si B, dia jatuh, hanyut dibuai seribu  mimpi yang melalaikan. Ditambah lagi dengan bisikan syaitan yang tak pernah lupa dengan jeratnya...ketika itu siapa lagi yang akan memimpinnya?  Jangan lupa wahai si B, kamu masih ada Allah Yang Maha Pengampun dan sentiasa menurunkan rahmatNya. Ampunan dan RahmatNya amat luas sekalipun dosa-dosanya sebanyak pepasir di lautan... namun ampunan dan rahmatNya amat luas.

         Jangan sekali mengira keampunan dan kerahmatan Allah dengan mata kasar, luaskan pandangan melihat dengan mata hati, bahawa Allah membuka ampunan dan rahmatNya seluas-luasnya.Juga perlu syarat dari hambanya jua...iaitu perlu taubat dengan taubat nasuha, azam dan nekad tidak akan kembali lagi melakukan kesalahan-kesalahan yang lalu.Selain itu keikhlasan yang padu terpasak dijiwa agar benteng pertahanan kita tetap utuh dan tidak goyah dek hasutan syaitan durjana...

Hanya sekadar ini pertemuaan kita pada pagi ini. Insyaallah bersua lagi di lain lembaran. Moga hari yang akan kita lalui akan sentiasa berisi ilmu dan amal.Wailalliqa'.

Thursday, December 23, 2010

Astrofotografi


Selain menikmati aktivitas menerawang langit dengan mata dan peralatan optik seperti binocular dan teleskop, astronom baik profesional maupun amatir juga pasti menikmati astrofotografi. Astrofotografi menutup kelemahan-kelemahan alat optik dan memberikan sensasi lebih dalam saat melakukan pengamatan. Banyak hal yang tidak terlihat oleh mata dapat terlihat dengan bantuan kamera. Galaksi, nebula, sistem bintang dan objek lainnya yang redup dapat terlihat dengan bantuan kamera.

Mata manusia hanya mampu menangkap cahaya dengan panjang gelombang visual atau hingga batas kecerlangan tertentu saja. Untuk menangkap wilayah kecerlangan yang lebih redup, detektor cahaya yang lebih peka diperlukan, dalam hal ini kamera (detektor jenis CMOS maupun CCD).

Ketika menggunakan kamera untuk menangkap objek di darat sering kali kamera dilengkapi dengan blitz untuk menambah pencahayaan. Teknik serupa tidak dapat digunakan untuk objek yang jauh (bahkan sangat jauh) seperti bintang, planet, galaksi dsb. Jangan berharap cahaya blitz ataupun senter dapat membantu memberikan tambahan cahaya untuk objek-objek di langit agar mudah terlihat. Meskipun cahaya sampai di suatu waktu setelah menempuh jarak yang sangat jauh, cahaya blitz ataupun senter tidak sebanding dengan kecerlangan objek langit yang jauh melebihinya. Lagipula banyak sekali hambatan yang harus dilalui cahaya dari Bumi untuk mencapai objek.

Jadi teknik yang dapat digunakan, bahkan teknik yang memperlihatkan kemampuan alami dari pembuatan kamera, yaitu dengan mengatur bukaan (eksposure) yang lama. Dengan mengatur eksposure atau setting ISO (kepekaan detektor terhadap cahaya) dari kamera, dapat diatur banyaknya cahaya yang ditangkap. Makin banyak cahaya yang dikumpulkan, objek langit dapat terlihat lebih terang.

Sepintas bintang-bintang malam di langit terlihat sama semua, namun dibalik keserupaan itu, terdapat banyak sekali fenomena yang dapat dinikmati dari Bumi. Rangkaian awan-awan gas dan debu angkasa yang membentuk lukisan megah, rangkaian bintang-bintang dan galaksi yang membentang di angkasa, kesemuanya dengan indah menunggu mata manusia menangkapnya.

Selamat menjelajah

Mei 27, 2008
Kategori: Dasar Teleskop, teknik . Yang berkaitan: rastrofotografi, ilmu . Penulis: tokolangit

Pasrah kepada ketentuanNya...

Tika ini...
Ku berdiri kaku
Cuba mengimbau masa lampau
Aku menyerah pada takdir yang menentukan segalaNya
Aku tahu masa lalu tidak akan kembali lagi
Masa sekarang akan ku lalui...
Diamku... bererti seribu keazaman menapak dan mara kehadapan
Tanpa toleh pd takdir lalu...
Aku bangun dari kealpaan dan kelalaian ku sendiri...
Ku genggam erat sebuah harapan yang mulia
Ayah, ibu, adik-adik
Aku pasti akan buktikan
Aku boleh meneruskan sebuah impian yang akan menjadi kenyataan
Jalan yang akan ku lalui kelak
Insyaalah
Akan ku susun rapi
Terasa rugi masa yang lalu pergi
Insyaallah sekali lagi kata keramat ini
Ku ulangi agar segalanya berakhir dengan sebuah
kejayaan yang cemerlang.
Amin, Amin, Ya Rabbal A'lamin.



Hasil Nukilan
Ummu Sumayyah


Cara Mencari Arah Kiblat


KOMPAS.IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Warga menjalankan Shalat Jumat di halaman Masjid Raya Ganting, Padang, Sumatera Barat yang mengalami kerusakan akibat gempa, Jumat (2/10). Gempa bumi berskala 7,6 skala richter yang mengguncang Padang mengakibatkan sedikitnya 500 orang meninggal dan ribuan bangunan hancur. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Yuni Ikawati
KOMPAS.com - Arah kiblat menjadi prasyarat menjalankan ibadah shalat. Di mana pun umat Islam menjalankan ritual keagamaan itu, mereka harus berkiblat ke Kabah di Mekkah. Penentuan arah kiblat tentu tak masalah bagi mereka yang berada di dekat Kabah. Bagaimana memastikannya jika berada jauh dari tempat suci itu?
Beberapa waktu lalu di internet muncul tulisan Usep Fathudin, mantan Staf Khusus Menteri Agama, yang mengungkap beragam arah kiblat masjid-masjid di Jakarta. Kesahihan kiblat suatu masjid, menurutnya, perlu dicapai sebelum masjid dibangun. Hal itu karena pergeseran 1 sentimeter saja bisa berarti 100 kilometer penyimpangan jaraknya.
Meskipun begitu, menurutnya, akurasi arah kiblat 100 persen memang tidak diwajibkan dalam shalat, seperti tersebut dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 144, yang memerintahkan untuk shalat ke arah kiblat. ”Kata-kata ’ke arah’ ditafsirkan sebagai usaha maksimal mengarahkan shalat kita ke Kabah di Mekkah,” urainya.
Walaupun begitu, upaya untuk mendekati ketepatan arah ke kiblat dapat dilakukan dengan berbagai cara. Usep menyebutkan, penentuan arah kiblat Masjid Al Mukhlishun di Griya Depok Asri, Depok Tengah, yang berdiri tahun 2001, menggunakan suatu kompas kecil berbahasa Inggris, dengan tulisan Latin dan Arab.
Pada alat penunjuk arah itu tertulis bahwa untuk Jakarta dan sebagian besar kota di Indonesia, arah utara jarum kompas harus menunjuk angka 9 sebagai arah kiblat.
Kenyataannya, survei arah kiblat yang dilakukannya di berbagai masjid besar di Jakarta memperlihatkan, kompas yang digunakannya menunjuk arah yang berbeda-beda di tiap tempat ibadah itu, berkisar dari 7,5 hingga 9.
Penentuan arah kiblat yang dipakai umumnya mengacu pada arah utara geografis sebenarnya, yang memakai arah kompas atau jarum magnetik yang disebut ”pencari arah Kabah”. Arah jarum magnetik di kompas mengarah berdasarkan kutub magnetik Bumi di kutub utara.
Ternyata arah utara magnetik Bumi itu berbeda di tiap kota dari waktu ke waktu. Hal ini dipengaruhi oleh rotasi Bumi. Penelitian menunjukkan arah utara magnetik terus bergeser sekitar 4,8 kilometer per tahun. Pada tahun 2005 pergeserannya mencapai 800 kilometer dari kutub utara sebenarnya. Pada 2050 diperkirakan utara magnetik Bumi mendekati Siberia.
Qibla Locator
Penggunaan kompas sebagai penunjuk arah kiblat belakangan memang dianggap kurang akurat. Belakangan diperkenalkan peranti lunak Qibla Locator yang termuat dalam situs web http://www.qiblalocator.com.
Qibla Locator atau penunjuk arah kiblat antara lain dirancang oleh Ibn Mas’ud dengan menggunakan peranti lunak aplikasi Google Maps API v2, sejak tahun 2006. Pengembangan tampilan dan aplikasinya kemudian melibatkan Hamed Zarrabi Zadeh dari Universitas Waterloo di Ontario, Kanada.
Pada Qibla Locator versi Beta seri 0.8.7 itu dilengkapi dengan geocoding dari Yahoo, pengontrol arah pada citra peta, dan indikator tingkat pembesaran. Hingga September 2007 dihasilkan empat versi Beta dengan beberapa aplikasi tambahan, Geocoder, dan tampilan jarak.
Dengan Qibla Locator yang berbasis Google Earth ini dapat diketahui arah kiblat dari mana pun kita berada. Untuk mengetahuinya, di bagian atas situs itu ada kotak untuk memasukkan lokasi, alamat atau nama jalan, kode pos, dan negara atau garis lintang dan garis bujur.
Maka di sisi kanan gambar peta akan muncul besaran arah kiblat atau kabah dan jaraknya dari posisi lokasi yang kita masukkan. Peranti lunak ini, menurut Thomas Djamaluddin, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) sangat membantu guna mengecek arah kiblat secara akurat. ”Ini bisa untuk koreksi massal masjid-masjid di Indonesia,” katanya.
Bayangan matahari
Thomas, pakar astronomi dan astrofisika, mengemukakan bahwa ada penentuan arah kiblat yang menggunakan bayangan Matahari. Sekitar tanggal 26-30 Mei pukul 16.18 WIB dan 13-17 Juli pukul 16.27 WIB Matahari tepat berada di atas kota Mekkah.
Pada saat itu Matahari yang tampak dari semua penjuru Bumi dapat dijadikan penunjuk lokasi Kabah. Begitu pula bayangan benda tegak pada waktu itu juga dapat menjadi menentu arah ke kiblat.
Selain itu untuk daerah yang tidak mengalami siang, sama dengan Mekkah, waktu yang digunakan adalah saat Matahari di atas titik yang diametral dengan Mekkah. Waktu yang dapat dijadikan patokan penunjuk kiblat untuk wilayah tersebut adalah Matahari pada tanggal 12 hingga 16 Januari pukul 04.30 WIB dan 27 November hingga 1 Desember pukul 04.09 WIB.
Cara ini menurutnya paling mudah untuk mengoreksi arah kiblat, termasuk untuk garis saf di dalam masjid. Begitu mudah sehingga orang awam pun dapat melakukannya.

Wednesday, December 22, 2010

Dampingi Al-Quran - Suroh al Qamar(BULAN).


           Salam bersua lagi... Dampingi Al-Quran . Ya itulah agaknya yang berlegar-legar dalam pemikiran ana buat tika ini. Surat cinta dari Maha Pemilik segalanya, belum dihayati dan diteliti dengan baik. Jika kita menyelami maksudnya, rasa terpaku seketika.

           Suroh ini dimulakan dengan menceritakan mengenai hari kiamat semakin hampir dan gambaran yg jelas lagi apabila terbelahnya BULAN . Mukjizat Al-Quran ini dikupas dgn terperinci melalui isi kandungan. Digambarkan kaum yg terdahulu mengkufuri segala dakwah yg dibawa oleh rasul-rasulnya. Mereka mengingkari akan berlakunya hari pembalasan.

          Mari kita lihat ayat 7, yg bermaksud " pandangan mereka tertunduk, ketika mereka keluar dari kubur, seakan-akan mereka belalang yang berterbangan. Ayat 8 yg bermaksud " dengan patuh mereka segera datang kepada penyeru itu.Orang-orang kafir berkata" ini adalah hari-hari yang sulit".

          Apa yg menarik perhatian ana dalam suroh ini diulangi ayat yg menyeru kita mendampingi Al-Quran(memahami, menghayati) sebanyak 4 kali.dgn maksudnya " Dan sungguh telah kami Mudahkan al-Quran untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

          Ayat ini mempunyai 55 ayat sahaja. Hati rasa terhenti seketika apabila diakhir ayat ini, digambarkan balasan yg amat sangat kepada golongan yang melakukan dosa bermula ayat 47-48. Ayat 47 yg bermaksud " Sungguh, orang-orang  yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan akan berada dalam neraka(di akhirat). Ayat 48 yg bermaksud " Pada hari mereka diseret ke neraka pada wajahnya. (Dikatakan pada mereka), "rasakanlah sentuhan api neraka."

         Mari sama-sama kita melihat PemurahNya Maha Pemilik Segala-galanya, pd ayat terakhir ayat 54 dan 55 yg bermaksud " Sungguh orang-orang yg bertakwa berada di taman-taman syurga dan sungai-sungai , di tempat-tempat yang disenangi di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.".Wailalliqa'.


 

          

 

Friday, December 17, 2010

Al-Biruni

Abu Raihan Al-Biruni (juga, Biruni, Al Biruni) (15 September 973 - 13 Desember 1048) (Persia: ابوریحان بیرونی ; Arab: أبو الريحان البيروني) merupakan matematikawan Persia, astronom, fisikawan, sarjana, penulis ensiklopedia, filsuf, pengembara, sejarawan, ahli farmasi dan guru, yang banyak menyumbang kepada bidang matematika, filsafat, obat-obatan.
Abu Raihan Al-Biruni dilahirkan di Khawarazmi, Turkmenistan atau Khiva di kawasan Danau Aral di Asia Tengah yang pada masa itu terletak dalam kekaisaran Persia. Dia belajar matematika dan pengkajian bintang dari Abu Nashr Mansur.
Abu Raihan Al-Biruni merupakan teman filsuf dan ahli obat-obatan Abu Ali Al-Hussain Ibn Abdallah Ibn Sina/Ibnu Sina, sejarawan, filsuf, dan pakar etik Ibnu Miskawaih, di universitas dan pusat sains yang didirikan oleh putera Abu Al Abbas Ma'mun Khawarazmshah. Abu Raihan Al-Biruni juga mengembara ke India dengan Mahmud dari Ghazni dan menemani beliau dalam ketenteraannya di sana, mempelajari bahasa, falsafah dan agama mereka dan menulis buku mengenainya. Dia juga menguasai beberapa bahasa diantaranya bahasa Yunani, bahasa Suriah, dan bahasa Berber, bahasa Sansekerta.

[sunting] Karya

Al-Biruni menulis banyak buku dalam bahasa Persia (bahasa ibunya) dan bahasa Arab.
Berikut karya-karya Al-Biruni ialah:
  • Ketika berusia 17 tahun, dia meneliti garis lintang bagi Kath, Khwarazm, dengan menggunakan altitude maksima matahari.
  • Ketika berusia 22, dia menulis beberapa hasil kerja ringkas, termasuk kajian proyeksi peta, "Kartografi", yang termasuk metodologi untuk membuat proyeksi belahan bumi pada bidang datar.
  • Ketika berusia 27, dia telah menulis buku berjudul "Kronologi" yang merujuk kepada hasil kerja lain yang dihasilkan oleh beliau (sekarang tiada lagi) termasuk sebuah buku tentang astrolab, sebuah buku tentang sistem desimal, 4 buku tentang pengkajian bintang, dan 2 buku tentang sejarah.
  • Beliau membuat penelitian radius Bumi kepada 6.339,6 kilometer (hasil ini diulang di Barat pada abad ke 16).
Hasil karya Al-Biruni melebihi 120 buah buku.
Sumbangannya pada bidang matematika yakni:
Hasil keryanya selain bidang matematika yaitu:
  • Kajian kritis tentang ucapan orang India, apakah menerima dengan alasan atau menolak (bahasa Arab تحقيق ما للهند من مقولة معقولة في العقل أم مرذولة) - sebuah ringkasan tentang agama dan filosofi India
  • Tanda yang Tersisa dari Abad Lampau (bahasa Arab الآثار الباقية عن القرون الخالية) - kajian komparatif tentang kalender dari berbagai budaya dan peradaban yang berbeda, dihubungkan dengan informasi mengenai matematika, astronomi, dan sejarah.
  • Peraturan Mas'udi (bahasa Arab القانون المسعودي) - sebuah buku tentang Astronomi, Geografi dan Keahlian Teknik. Buku ini diberi nama Mas'ud, sebagai dedikasinya kepada Mas'ud, putra Mahmud dari Ghazni.
  • Pengertian Astrologi (bahasa Arab التفهيم لصناعة التنجيم) - pertanyaan dan jawaban model buku tentang matematika dan astronomi, dalam bahasa Arab dan bahasa Persia
  • Farmasi - tentang obat dan ilmu kedokteran
  • Permata (bahasa Arab الجماهر في معرفة الجواهر) tentang geologi, mineral, dan permata, dipersembahkan untuk Mawdud putra Mas'ud
  • URL: (en) Al Beruni "On Stones" online complete text
  • Astrolab
  • Buku ringkasan sejarah
  • Riwayat Mahmud dari Ghazni dan ayahnya
  • Sejarah Khawarazm

[sunting] Pranala luar

Astrolab



Core Astronomy

video

Thursday, December 16, 2010

Layari lagi ...SUROH ANNAJMU.

  Salam pembuka bicara... semoga kita diberi oleh Allah kekuatan dalam menjalani hidup yang serba mencabar ini. Mari kita terus melayari mutiara kata dari Maha Pemilik segalanya..iaitu dalam suroh annajmu(bintang). Menurut ahli-ahli Tafsir ada menafsirkan bahawa bintang di sini ialah kitab suci Al-Quranbintang(islam) telah terbit telah turun untuk petunjuk jalan bagi segenap manusia.selain itu ada mengatakan...perhatikan ketika Bintang(Islam) telah terbit dan bersinar terang.dan yang terakhir...Perhatikanlah ketika bintang orang-orang  memusuhi Islam itu telah terbenam (bintangnya telah gelap).

  Suroh ini mempunyai 62 ayat. Apa yang cuba ana kongsikan bersama dalam suroh ini ialah ayat 31,dan 32 yang bermaksud; Ayat 31- Dan kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan di bumi, supaya Dia memberikan balasan kepada orang-orang yang mengerjakan kejahatan menurut pekerjaan mereka, dn memberikan balasan yang baik kepada orang-orang yang mengerjakan kebaikan. Ayat 32- Orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji selain hanya kesalahan-kesalahan kecil(Lamam bererti keinginan-keinginan yang tidak baik terlintas dalam ingatan, tetapi tidak sampai dituruti atau dilakukan, disebabkan kesedaran segera datang menghalangi). 
           
   Di akhir ayat ini, sungguh tersentuh jiwa yang membaca dan menghayatinya iaitu-Ayat 62- Sebab itu SUJUDLAH  kepada Allah SEMBAHLAH Dia.

   SIDANG PEMBACA BUDIMAN, TIMBUL DIBENAK INI SATU PERSOALAN, KENAPA KITA MAHU LARI DARI JALAN YANG LURUS UNTUK TERUS MENURUTI JALAN YANG BENGKOK.BUKANKAH AQAL YANG DIKURNIAKAN OLEH ALLAH MAMPU MEMBEZAKAN YANG MANA LURUS DAN YANG MANA BENGKOK. Wailalliqa'.

  

 

   

Tuesday, December 14, 2010

Melayari Ayat-Ayat Al-Quran Yang Indah..." alam semesta".


      Salam pembuka bicara.Tika ini sudahpun menghampiri jam 12 malam. Hati tergerak untuk berkongsi mengenai ayat yang menyebut tentang alam semesta. Allahu Rabbi... Engkaulah pemilik alam yang indah ini. Subhanallah.
      Kita layari suroh assham ayat 1-5 maksudnya;
                        
                         1- Demi matahari dan sinarnya pada pagi hari
                         2- Demi bulan apabila mengiringinya
                         3- Demi siang apabila menampakkanya
                         4- Demi malam apabila menutupinya (gelap gelita)
                         5- Demi langit serta pembinaanya (yang menakjubkan)

    Ayuh kita hayati pula suroh attariq ayat 1-3 maksudnya;

                       1- Demi langit dan yang datang pada malam hari
                       2- Dan tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?
                       3- (Yaitu) bintang yang bersinar tajam

   Kita terus  meneliti lagi suroh alburuj ayat 1 maksudnya;

                     1- Demi langit yang mempunyai gugusan bintang.

   Timbul rasa seolah bulan, bintang, langit, bumi dan segala yang berada di sekeliling kita menjadi saksi bahawa kita sebenarnya sentiasa diawasi dan diperhati oleh Allah... Terasa lagi malunya kita untuk mengangkat kepala andainya kesilapan yg kita lakukan belum lagi dapat ditebus dengan penyesalan(taubat). Segalanya milik Allah,mohonlah pentunjukNya.

   Hati semakin menjadi takut apabila suroh selepasnya segala  bulan, bintang , langit, bumi dan segala yang berada di sekeliling kita akan mengalami kehancuran (hari kiamat).

   Buktinya terdapat dalam suroh alinsyiqaq ayatnya mengandungi 25 ayat.maksudnya;

                   1- Apabila langit terbelah
                   2- Dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya patuh
                   3- Dan apabila bumi diratakan
                  4- Dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong
                  5- Dan patuh kepda Tuhannya dan sudah semestinya patuh
                  6- Wahai manusia,! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras 
                               menuju TuhanMu, maka kamu akan menemuiNya.

   Cubalah kita hafaz dan faham maknanya sehingga habis suroh ini.....terasa menangis hati kita mengenangkan pembalasan yang akan diterima kelak. Berbahagialah bagi orang yang banyak amal baktinya sehingga dirakam dalam suroh ini, segala catatan baiknya tersimpan di dalam ILLIYYIN(kitab berisi catatan amal) dan sebaliknya catatan orang yang derhaka benar-benar tersimpan di dalan SIJJIN (kitab berisi catatan amal). 


   Sebelum segalanya berakhir, marilah sama-sama kita menambahkan amal, sentiasa bermunajat kepdaNya, memohon, merayu agar kita diampunkan olehNya.Semoga kita kembali kepada Allah dengan hati tenang . Amin. Wailalliqa'.Wabillahi Taufiq wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


  

Monday, December 13, 2010

Bermulanya sebuah perjuangan"Kelab Falak Syarie'".

Kelab falak syari'e ditubuhkan pada tahun 2009. Kelab ini merupakan salah satu daripada kelab angkat Jabatan Mufti Negeri Pulau Pinang. Jabatan ini memberi pendedahan yang luas tentang ilmu falak dan fenomena alam semesta. Pihak sekolah dan Kelab ini amat terharu dan kami mengucapkan berbanyak terima kasih di atas bimbingan dan tunjuk ajar yang telah dihulurkan kepada kami. Hasil daripada tunjuk ajar itulah kami dapat mengorak langkah ke hadapan bagi menimba banyak lagi ilmu mengenai falak ini.

Natijahnya kami dapat memenangi banyak pertandingan di peringkat sekolah sebagai kelab terbaik kategori kelab bukan akademik pada tahun 2009 dan kami jua dapat mengekalkan kejuaraan ini ppada tahun 2010.Alhamdulillah. Selain itu kami juga menjuarai naib johan dalam kategori 10 buah sekolah angkat Jabatan Mufti peringkat negeri ketika konvensyen sains diadakan di USM.

Perjuangan ini diteruskan lagi apabila tahun 2010, Jabatan Mufti menganjurkan Karnival Falak Peringkat Negeri di Masjid Taqwa, Kepala Batas. Kami juga menganjurkan pameran berkaitan dengan ilmu falak. Pada hari itu, kami dipilih oleh Jabatan Mufti Negeri Pulau Pinang mendapat Anugerah Khas Kelab Terbaik Peringkat Negeri.Syukur tidak terhingga kami panjatkan kepada Allah diatas pengiktirafan itu. Sekalung tahniah juga ana ucapkan kepada anak-anak didikku yang bertungkus lumus dalam menjayakan setiap program yang dianjurkan sejak dari penubuhannya.

Pada tahun itu juga"2009" sekolah kami mendapat anugerah sekolah kluster. Sekali lagi kami mendapat rezeki daripada Allah setelah pihak kementeriaan memilih kokurikulum kategori bahasa Al-Quran. Kebetulan kelab ini juga tersenarai dalam kelab kluster. Peruntukan yang diberikan kepada kami dapatlah kami meneruskan perjuangan menapak selangkah demi selangkah ke hadapan. Peruntukan yang diberikan kami dapat memiliki sebuah teleskop yang canggih yang menggunakan"remote control" pada akhir bulan september 2010. Insyaalah kami akan dapat memanfaatkannya pada tahun 2011 nanti.

LATAR BELAKANG
1.1 Ilmu Falak atau nama modennya astronomi semakin mendapat tempat di hati masyarakat Pulau Pinang.Sambutan hangat masyarakat terhadap aktiviti Jabatan Mufti Pulau Pinang yang berkaitan ilmu Falak dapat dilihat dalam program – program anjuran jabatan sejak tahun 2005 lagi.

1.2 Manakala Kelab falak Syarie’ juga mengambil peluang untuk meneruskan hasrat murni ini di kalangan pelajar sekolah.

1.3 Kelab Falak syari’e ini akan memfokuskan aktivitinya kepada ahli kelab falak untuk nengenali ilmu falak dan mendekati peralatan falak seperti teleskop, peta bintang dan kamera astrofo.

1.4 Kelab Falak syari’e ini diketengahkan untuk mencapai objektif yang dicadangkan . Pelbagai aktiviti falak akan diperkenalkan kepada ahli kelab di samping praktikal falak seperti pengenalan peta bintang, penentuan arah qiblat, cerapan bulan, bintang, planet dan cakerawala.


2. OBJEKTIF

2.1 Memperkenalkan ilmu falak kepada pelajar sebagai satu ilmu yang berharga peninggalan ulama yang terdahulu.

2.2 Mendekatkan pelajar dengan aktiviti - aktiviti falak yang berkonsepkan sains dan matematik.

2.3 Mewujudkan rasa cinta dan minat pelajar terhadap ilmu pengetahuan dan galakan meneroka alam semesta dan langit yang tersembunyi di dalam berjuta-juta rahsia.

RANCANGAN TAHUNAN KELAB BUKAN AKADEMIK: FALAK SYARIE

 
JANUARI   
Pencerapan Gerhana Matahari

   
FEBRUARI   
Pertandingan  Kumpulan:’Mengenai Fenomena Samawi’

   
MAC
Program Tunas Muda Falak

   
APRIL  
Cerapan sekitar SMKA Al-Irshad

   
MEI
Karnival Falak Sains/Konvensyen USM


 JUN
Program Cerapan Gerhana Bulan
Karnival Falak
Pameran


JULAI
Pameran & Jualan Hari Kantin(suq arab)

   
OGOS   
Kuiz antara kelab
Lawatan

   
SEPTEMBER
Cerapan sekitar SMKA Al-Irshad


 OKTOBER
Jamuan Kelab

Assalamualaikum dan Salam Sejahtera untuk semua...

    Salam mahabbah untuk semua pengunjung blog ini.Pada tanggal 2 Disember 2010 tercapailah hasrat ana untuk mewujudkan blogfalaksmaikluster.blogspot.com. Mudah-mudahan hasrat yang murni ini dapat dikongsi bersama dengan anda semua. Ana ingin melihat anak-anak SMKA AL-IRSHAD dapat memberi sokongan dan dokongan dalam menyelami keunggulan Isalm dalam kehidupan dan apa-apa sahaja yang dapat mendekatkan diri kita dengan Pencipta.

     Hari ini sering kita mendengar anak-anak remaja terlibat dengan gejala yg tidak sihat. Mungkin disebabkan mereka tiada mampu mengagihkan waktu dengan bijak. Sebenarnya masa yang dianugerahkan ini akan dipersoalkan oleh Allah Rabbul Jalil kelak.

    Apalah salahnya sekelumit waktu yang ada ini kita gunakan untuk mencari , merenung, menyingkap dan melihat dengan hati nurani kita siapa yang menganugerahkan semua itu. Sebab itulah seringkali Allah mengulangi di dalam surah Arrahman yang bermaksud "maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan." Surah ini mengandungi 78 ayat dan diulangi ayat ini sahaja sebanyak 31 ayat. Marilah kita menghayati isi kandungan surah ini betapa banyaknya nikmat yang telah Allah kurniakan. Justeru itu, marilah sama-sama kita mengenal pencipta melalui keunikan ciptaanNya. Hingga kita berjumpa lagi.